Latihan UKKJ Guru - Kompetensi Teknis (Ahli Madya ke Ahli Utama)


www.lapanrita.web.id


Waktu Tersisa
Petunjuk Umum :
  1. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar!
  2. Waktu yang disediakan untuk menjawab seluruh soal 60 menit
  3. Setiap soal memiliki bobot nilai yang sama
  4. Tekan cek nilai untuk melihat nilai
  5. Dilarang menggunakan kalkulator, buku, atau alat bantu lainnya

Soal Nomor 1
Evaluasi implementasi asesmen formatif Kurikulum Merdeka di wilayah binaan menunjukkan praktik yang masih sebatas pemenuhan administrasi numerik tanpa umpan balik transformatif. Langkah strategis Anda sebagai Ahli Utama adalah…
Menegur seluruh kepala sekolah agar menginstruksikan para guru mengunggah bukti asesmen formatif ke platform digital.
Menyusun panduan teknis penilaian sumatif baku yang wajib diterapkan oleh seluruh satuan pendidikan di wilayahnya.
Merancang sistem evaluasi kebijakan asesmen berbasis data kualitatif serta merumuskan strategi pementoran kepemimpinan daerah.
Mengambil alih proses penyusunan instrumen asesmen formatif untuk digunakan secara serentak pada seluruh sekolah anggota.
Melaporkan temuan ketidaksesuaian administratif asesmen formatif tersebut kepada dinas pendidikan agar segera diberi sanksi.

Soal Nomor 2
Hasil evaluasi makro menunjukkan bahwa sebagian besar sekolah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi sebatas pemisahan fisik siswa berdasarkan tingkat kemampuan akademik semata. Tindakan kepemimpinan transformasional Anda adalah…
Merumuskan strategi transformasional integrasi diferensiasi konten, proses, dan produk melalui kerangka kerja pengawasan berbasis bukti.
Mewajibkan seluruh guru membagikan lembar kerja yang berbeda secara fisik kepada setiap siswa di kelasnya masing-masing.
Mengusulkan pembentukan kelas unggulan terpisah di setiap sekolah untuk mempermudah eksekusi strategi diferensiasi akademik siswa.
Memberikan contoh modul ajar berdiferensiasi buatan pribadi kepada para guru tanpa melakukan pendampingan sistematis berlanjut.
Menyerahkan kriteria pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi sepenuhnya kepada kreativitas masing-masing guru di kelasnya sendiri.

Soal Nomor 3
Kebijakan penyelenggaraan sekolah inklusif di wilayah Anda masih menghadapi kendala besar berupa resistensi budaya sekolah dan minimnya aksesibilitas kurikuler bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Langkah makro Anda adalah…
Memindahkan seluruh peserta didik berkebutuhan khusus ke Sekolah Luar Biasa terdekat demi efisiensi proses pembelajaran.
Menegur kepala sekolah yang belum menyediakan fasilitas fisik inklusif tanpa memberikan solusi teknis kerangka kerja.
Meminta dinas pendidikan menambah kuota guru pendamping khusus untuk ditempatkan secara permanen pada setiap kelas.
Mengajar langsung kelas inklusif di sekolah pilot project sebagai percontohan nyata bagi para guru senior.
Mengevaluasi efektivitas kebijakan inklusi daerah serta mengarsiteki model pendampingan sistemik lintas satuan pendidikan.

Soal Nomor 4
Data Rapor Pendidikan mengindikasikan tingkat literasi membaca siswa di tingkat kabupaten/kota mengalami stagnasi akibat program literasi sekolah hanya berjalan secara seremonial. Respons strategis yang tepat adalah…
Mewajibkan seluruh siswa membaca buku cerita selama lima belas menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai.
Menganalisis akar masalah sistemik serta menginisiasi ekosistem literasi terintegrasi kurikulum melalui kerangka kebijakan daerah.
Meminta sekolah menambah koleksi buku perpustakaan secara masif tanpa melakukan evaluasi terhadap minat baca siswa.
Mengadakan lomba sudut baca antar-kelas untuk meningkatkan antusiasme siswa secara serentak dalam waktu singkat.
Menyusun soal-soal ujian membaca kritis secara mandiri untuk dibagikan kepada seluruh guru bahasa daerah.

Soal Nomor 5
Asesmen nasional menunjukkan bahwa kemampuan numerasi masih dianggap oleh sebagian besar guru sebagai tanggung jawab mata pelajaran matematika semata. Strategi reorientasi kurikulum yang sebaiknya Anda prakarsai adalah…
Menginstruksikan guru matematika menambah porsi latihan soal numerasi standar Asesmen Nasional di setiap akhir bab.
Mengadakan pelatihan teknis penyusunan soal numerasi khusus bagi para guru mata pelajaran matematika daerah.
Mengusulkan penambahan jam pelajaran matematika pada struktur kurikulum sekolah untuk mengejar ketertinggalan capaian numerasi.
Memelopori reorientasi kebijakan kurikulum daerah melalui pendekatan lintas disiplin berbasis pemecahan masalah dunia nyata.
Mengkritik ketidakmampuan guru non-matematika dalam mengintegrasikan konsep numerasi saat rapat pleno bersama pengawas.

Soal Nomor 6
Berdasarkan analisis data longitudinal, ditemukan kesenjangan yang signifikan dalam pemanfaatan hasil Asesmen Diagnostik antara sekolah di pusat kota dan daerah terdepan/tertinggal. Rekomendasi kebijakan Anda adalah…
Memformulasikan rekomendasi kebijakan intervensi asimetris berbasis data untuk mengoptimalkan pemanfaatan asesmen pada wilayah tertinggal.
Menyamaratakan standar alokasi anggaran operasional asesmen bagi seluruh sekolah tanpa mempertimbangkan kondisi geografis wilayah.
Menyusun instrumen asesmen diagnostik tunggal yang wajib digunakan oleh semua sekolah demi menjaga konsistensi data.
Melaporkan ketimpangan kualitas sekolah tertinggal kepada kementerian untuk mendapatkan bantuan sarana teknologi asesmen digital.
Mewajibkan sekolah-sekolah di wilayah tertinggal untuk meniru seluruh strategi asesmen yang diterapkan sekolah pusat.

Soal Nomor 7
Penerapan pembelajaran berdiferensiasi di berbagai sekolah teridentifikasi berdampak pada meningkatnya beban administrasi guru tanpa meningkatkan keterlibatan mendalam (deep engagement) siswa. Langkah penyempurnaan kebijakan Anda adalah…
Menyediakan draf rencana pelaksanaan pembelajaran seragam yang sudah berdiferensiasi agar guru tidak menyusun sendiri.
Meminta para guru mengabaikan kewajiban administrasi diferensiasi dan berfokus pada penyelesaian materi kurikulum utama.
Mengusulkan penambahan alokasi waktu mengajar bagi guru agar memiliki kesempatan menyusun modul berdiferensiasi mandiri.
Menyusun ulang standar operasional pengawasan kurikulum dengan menyederhanakan dokumentasi dan berfokus pada dampak pembelajaran.
Menegur para kepala sekolah yang tidak melakukan pemeriksaan dokumen modul berdiferensiasi guru secara ketat.

Soal Nomor 8
Kurangnya kesiapan kapasitas pedagogik adaptif pada mayoritas guru menjadi penghambat utama terwujudnya ekosistem pendidikan inklusif di tingkat daerah. Model intervensi jangka panjang yang perlu Anda bangun adalah…
Mengusulkan pembatasan penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus hanya pada sekolah yang memiliki guru spesialis.
Mengarsiteki ekosistem pengembangan keprofesian berkelanjutan berbasis komunitas belajar interkonektif untuk penguatan kapasitas pedagogik.
Meminta setiap sekolah mempekerjakan konsultan ahli dari luar untuk mendampingi guru dalam menangani kelas.
Mengadakan seminar nasional satu hari tentang pendidikan inklusif yang wajib diikuti seluruh guru di daerah.
Melakukan supervisi mendadak ke kelas-kelas inklusif untuk mencatat kelemahan guru dalam menerapkan strategi adaptif.

Soal Nomor 9
Program gerakan literasi daerah telah berjalan selama tiga tahun, namun belum menunjukkan dampak korelasi positif terhadap kemampuan penalaran kritis siswa pada Asesmen Nasional. Evaluasi kebijakan yang harus dilakukan adalah…
Menghentikan anggaran program literasi daerah dan mengalokasikannya untuk perbaikan fasilitas fisik gedung perpustakaan.
Menginstruksikan sekolah meningkatkan durasi membaca wajib siswa menjadi tiga puluh menit setiap hari.
Mengganti seluruh pengurus gerakan literasi daerah dengan jajaran pejabat baru yang memiliki latar akademis.
Mengadakan kompetisi menulis cerita pendek tingkat daerah untuk memotivasi siswa berprestasi dalam bidang literasi.
Melakukan evaluasi komprehensif arsitektur program dan mereorientasi strategi dari gerakan pembiasaan menuju literasi disipliner.

Soal Nomor 10
Banyak guru di wilayah binaan Anda mengalami kecemasan numerasi (math anxiety) yang berdampak pada rendahnya kualitas penyampaian konsep numerasi terintegrasi. Langkah kepemimpinan transformasional yang tepat adalah…
Mewajibkan seluruh guru mengikuti tes kemampuan matematika dasar untuk menentukan kelayakan mengajar kelas.
Menyerahkan penyelesaian masalah kecemasan numerasi guru kepada masing-masing individu melalui pembelajaran mandiri digital.
Mengembangkan program pendampingan kepemimpinan pembelajaran transformasional untuk mengikis hambatan psikologis dan membangun kepercayaan.
Mengurangi porsi materi numerasi dalam kurikulum daerah agar beban mengajar para guru menjadi ringan.
Melaporkan kondisi kecemasan numerasi guru tersebut kepada dinas pendidikan agar menjadi bahan evaluasi.

Soal Nomor 11
Praktik asesmen sumatif di tingkat wilayah masih didominasi oleh tes pilihan ganda berorientasi hafalan yang belum mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Tindakan transformatif yang Anda ambil adalah…
Membuat bank soal standar kabupaten yang wajib digunakan seluruh sekolah pada setiap ujian semester.
Mempelopori gerakan transformasi budaya asesmen melalui pembinaan kepemimpinan instruksional untuk merancang penilaian autentik.
Menginstruksikan para pengawas sekolah untuk menolak seluruh kisi-kisi soal ujian tanpa tingkat kesulitan.
Mengambil alih proses penyusunan soal sumatif bersama tim ahli untuk menjamin kualitas instrumen.
Memberikan teguran tertulis kepada guru-guru yang masih menyusun soal berbasis hafalan pada asesmen.

Soal Nomor 12
Penerapan diferensiasi proses di sekolah sering kali terjebak pada penyediaan variasi media belajar tanpa memfasilitasi penanganan eksplorasi kognitif mendalam bagi siswa berbakat (high achiever). Solusi makro Anda adalah…
Meminta guru memfokuskan perhatian pada siswa tertinggal agar pencapaian rata-rata kelas segera meningkat.
Menyusun modul pengayaan khusus siswa berbakat untuk dipelajari secara mandiri di luar jam.
Melaporkan ketidakmampuan guru memfasilitasi siswa berbakat kepada dinas pendidikan agar diberi pelatihan.
Mengusulkan agar siswa berbakat dipindahkan ke jenjang kelas lebih tinggi melalui program percepatan.
Memprakarsai pengembangan kerangka kerja pedagogik berdiferensiasi yang mengintegrasikan kompleksitas kognitif dan tantangan eksplorasi.

Soal Nomor 13
Evaluasi terhadap lingkungan belajar di tingkat wilayah menunjukkan masih maraknya praktik eksklusi terselubung terhadap siswa dari latar belakang sosial marjinal. Kebijakan sistemik yang perlu Anda formulasikan adalah…
Menginisiasi kebijakan kerangka kerja sekolah aman dan inklusif yang terukur melalui indikator kinerja.
Menyarankan sekolah membentuk kelas khusus bagi siswa marjinal agar mereka merasa lebih nyaman.
Memberikan bantuan finansial langsung kepada siswa marjinal tanpa melakukan intervensi perbaikan budaya sekolah.
Menegur kepala sekolah yang di wilayahnya masih ditemukan praktek diskriminasi sosial terhadap siswa.
Menyerahkan penyelesaian masalah diskriminasi sosial sepenuhnya kepada partisipasi komite sekolah dan masyarakat.

Soal Nomor 14
Keterampilan literasi sains dan digital siswa di wilayah binaan Anda masih terisolasi dalam mata pelajaran tertentu dan belum terintegrasi ke dalam seluruh pengalaman belajar. Strategi integrasi kurikulum Anda adalah…
Mewajibkan penambahan jam pelajaran sains dan teknologi informasi pada struktur kurikulum seluruh sekolah.
Meminta para guru mengunggah tugas-tugas literasi digital siswa ke portal perpustakaan daerah bulanan.
Membangun konsensus strategis antar-pemangku kepentingan untuk merancang kurikulum transdisipliner berbasis literasi sains.
Mengadakan perlombaan karya ilmiah remaja berbasis digital tingkat kabupaten untuk memicu kesadaran literasi.
Menyusun buku panduan pengajaran literasi sains secara mandiri untuk digunakan seluruh guru IPA.

Soal Nomor 15
Data evaluasi menunjukkan bahwa peningkatan skor numerasi siswa pada Asesmen Nasional tidak sebanding dengan besarnya alokasi anggaran pelatihan numerasi guru yang telah dikeluarkan. Tindakan evaluatif Anda adalah…
Meminta dinas pendidikan menghentikan seluruh program pelatihan numerasi bagi guru sampai waktu tertentu.
Menginstruksikan para guru matematika untuk menambah porsi jam bimbingan belajar numerasi intensif.
Menegur lembaga penyedia jasa pelatihan guru karena dianggap gagal meningkatkan kompetensi numerasi pendidik.
Melakukan audit dampak program secara komprehensif serta meredesain strategi pengembangan profesionalisme klinis.
Mewajibkan seluruh sekolah membeli alat peraga numerasi buatan pabrik untuk menunjang proses pembelajaran.

Soal Nomor 16
Banyak guru belum memanfaatkan data asesmen diagnostik dan formatif untuk merencanakan perbaikan pembelajaran (closing the loop), melainkan sebatas pemenuhan dokumentasi. Langkah perbaikan sistemik Anda adalah…
Mewajibkan guru menyerahkan laporan tindak lanjut asesmen formatif mingguan kepada pengawas untuk pengesahan.
Mengadakan kompetisi antar-sekolah dalam menyusun kelengkapan berkas administrasi asesmen Kurikulum Merdeka terbaik.
Mengambil alih perencanaan tindak lanjut pembelajaran berdasarkan data asesmen untuk dibagikan kepada guru.
Menegur guru yang tidak melampirkan analisis tindak lanjut asesmen dalam dokumen perencanaan pembelajaran.
Mengembangkan sistem kepemimpinan instruksional berbasis refleksi kolegial yang memfasilitasi guru memanfaatkan data.

Soal Nomor 17
Hasil kajian menunjukkan bahwa guru-guru di daerah binaan kesulitan melakukan diferensiasi produk karena terikat oleh format penilaian hasil belajar yang kaku dan seragam. Kebijakan daerah yang perlu Anda dorong adalah…
Merumuskan panduan kebijakan asesmen daerah yang fleksibel dan mengakui keberagaman bentuk penunjukan produk.
Meminta para guru mengabaikan standar penilaian daerah dan membuat rubrik penilaian produk mandiri.
Menyerahkan standarisasi penilaian produk kepada masing-masing musyawarah guru mata pelajaran tanpa supervisi.
Mengusulkan penghapusan penilaian produk dalam pembelajaran dan menggantinya dengan tes tertulis baku.
Menegur dinas pendidikan karena menyusun format laporan hasil belajar yang dinilai sangat kaku.

Soal Nomor 18
Penyelenggaraan pendidikan inklusif di wilayah Anda masih berjalan parsial tanpa dukungan ekosistem sumber daya luar sekolah (seperti medis, psikolog, dan lembaga sosial). Inisiatif kemitraan strategis Anda adalah…
Meminta sekolah menangani seluruh kebutuhan siswa berkebutuhan khusus secara mandiri menggunakan sumber daya.
Melaporkan minimnya fasilitas pendukung luar sekolah kepada dinas sosial agar dibangun pusat terpadu.
Membangun kemitraan strategis lintas sektor untuk mewujudkan sistem jaringan lintas lembaga penyedia layanan.
Mengusulkan agar siswa berkebutuhan khusus hanya belajar dari rumah dengan pendampingan orang tua.
Menegur kepala sekolah yang tidak mengalokasikan anggaran operasional sekolah untuk menyewa jasa ahli.

Soal Nomor 19
Kebijakan peningkatan literasi di daerah binaan Anda menghadapi kendala berupa minimnya keteladanan literasi dari jajaran pimpinan sekolah dan tokoh pendidik. Strategi transformasional yang tepat adalah…
Mewajibkan kepala sekolah membaca satu buku setiap minggu dan mempresentasikan ringkasannya pada rapat.
Mengembangkan gerakan kepemimpinan literasi yang mendorong pimpinan sekolah menjadi teladan dalam membangun budaya.
Melaporkan pimpinan sekolah yang tidak memiliki karya tulis kepada kementerian agar ditunda jabatannya.
Mengambil alih kepemimpinan gerakan literasi di sekolah-sekolah untuk memastikan seluruh kegiatan membaca berjalan.
Memberikan sanksi pemotongan tunjangan kinerja bagi pimpinan sekolah yang belum mengaktifkan kegiatan perpustakaan.

Soal Nomor 20
Rendahnya capaian numerasi siswa di wilayah binaan teridentifikasi bersumber dari pemahaman konseptual matematika yang lemah sejak jenjang pendidikan dasar. Arsitektur penyempurnaan kurikulum yang Anda rumuskan adalah…
Menginstruksikan sekolah menengah untuk memberikan kelas remedial matematika intensif bagi seluruh siswa baru.
Meminta para guru pendidikan dasar menambah jam latihan berhitung cepat tanpa penanaman pemahaman.
Menyusun buku petunjuk rumus matematika praktis untuk dihafalkan oleh siswa sekolah dasar seluruhnya.
Mengarsiteki pembenahan kurikulum fondasi numerasi lintas jenjang secara kohesif yang berfokus pada konsep.
Melaporkan kegagalan pengajaran matematika dasar kepada dinas pendidikan agar guru-guru dievaluasi kompetensinya.


Nilai =
Keterangan:
Nilai Tertinggi (Maksimal): 100


إرسال تعليق